Medan -
Sebuah video yang menyebut terjadi razia lalu lintas secara ilegal atau abal-abal di Medan viral di media sosial. Polisi pun memberi penjelasan terkait tudingan razia itu tak berizin.
Dilihat detikcom, Kamis (12/3/2020), video razia ilegal itu diunggah oleh salah satu akun YouTube bernama News Pekan. Dia mengunggah video razia tersebut dengan judul 'Razia Auto Bubar !!! Lantas Medan Helvetia. Lihat Kelakuan Kasar Oknum2 nya Tonton Sampe Habis'
Video berdurasi 13 menit 50 detik itu diunggah pada 5 Maret 2020. Dalam keterangannya,
pengunggah menyebut peristiwa itu terjadi di Jalan Gatot Subroto, Simpang Pondok Kelapa, Medan, pada Kamis (5/3) pukul 11.00 WIB.
Terlihat ada sejumlah polisi lalu lintas yang sedang melakukan razia di jalan tersebut. Para polisi itu juga terlihat memasang plang atau tanda pemberitahuan ada razia.
Dalam videonya, si perekam mencoba berbicara dengan polisi yang sedang bertugas. Salah satu yang dipertanyakan si perekam adalah legalitas razia dan perwira yang bertanggung jawab.
"Pak Polisi boleh nanya Pak Polisi? Boleh nanya, Pak Pol, boleh nanya? Kok pada melarikan diri ini? Razia apa ini? Siapa yang bertanggung jawab ini pak?" ucap si perekam.
Masih dalam video yang sama, perekam tampak meminta polisi menunjukkan surat tugas. Salah satu polisi terlihat menunjukkan surat itu. Namun saat surat hendak difoto, polisi tersebut melarang.
"Surar perintah tugas hari ini apa? Siapakah perwira bertanggung jawab hari ini pak?" ucap perekam.
Si perekam kemudian terus bertanya soal siapa perwira piket, namun tak mendapat jawaban. Dia juga menyebut para polisi yang bertugas tidak menggunakan badge nama.
"Razia abal-abal," ujar si perekam.
Jika anda tertarik, silahkan kunjungi situs resmi kami di http://joinpkv.com/

إرسال تعليق