BERITA


jomblo

Jakarta -
Jomblo itu bukan nasib tapi pilihan. Budaya menjomblo kian populer di Jepang dan melambangkan kebebasan hidup masyarakat di sana.

Sebagai salah satu negara maju di kawasan Asia, Jepang selalu menjadi sorotan akan kemajuan industri, ekonomi, serta pesona wisatanya. Selain itu, topik mengenai Jepang juga tak pernah habis diperbincangkan, termasuk tren jadi jomblowan yang semakin populer dilakukan generasi muda di sana.

Dilansir detikTravel dari BBC, Jumat (7/2/2020) sepuluh tahun yang lalu banyak orang Jepang yang masih merasa malu bila terlihat makan sendirian di kantin sekolah atau kantor. Terlihat sendiri dan tak punya teman adalah hal yang sangat mereka hindari. Oleh sebab itu, demi tak terlihat kesepian, mereka sampai memilih makan di toilet. Kebiasaan ini disebut benjo meshi (makan siang toilet).

Namun, saat ini, kebiasaan itu mulai berubah. Banyak orang yang justru menikmati kesendiriannya, seperti yang diungkapkan seorang bartender di Tokyo, Miki Tateishi. Tateishi bekerja di Bar Hitori, sebuah bar yang terletak di Shinjuku yang ditujukan khusus untuk peminum solo.

Bar yang dibuka pada pertengahan 2018 lalu itu memanfaatkan budaya yang sekarang tengah naik daun di Jepang yaitu minum sendirian. Nama Hitori yang artinya satu orang, juga dipilih untuk memperjelas segmen pasar yang mereka bidik.

Dengan adanya bar ini, orang justru makin percaya diri untuk menunjukkan dirinya yang jomblo alih-alih berdiam di toilet seperti zaman dulu.

"Beberapa orang ingin menikmati kesendiriannya, yang lain ingin membentuk komunitas baru," kata Tateishi.

Ia percaya, bar yang punya kebijakan seperti ini akan laku karena membuka peluang orang-orang untuk memulai percakapan di lingkungan yang santai. Minuman keras di bar itu juga membantu mereka mencairkan suasana.

Sementara itu, salah satu pelanggan Bar Hitori, Kai Sugiyama (29) berpendapat mengenai bar tersebut, "ku pikir ini langka". http://dapatkiu.vip/

"Saya merasa, orang Jepang selalu menjalani kehidupannya dalam kelompok, jadi orang-orang melakukan sesuatu bersama orang lain. Kami tak punya budaya untuk melakukan sesuatu sendirian," kata Sugiyama yang merupakan pegawai sebuah perusahaan manufaktur itu.

Bar Hitori merupakan contoh perubahan bisnis yang mengakomodasi orang-orang yang ingin untuk melakukan sesuatu sendirian. Mulai dari tempat makan sampai travel, berbagai bisnis ini bermunculan di Jepang. Tujuannya untuk mendorong individu makin terbuka akan kesendiriannya.
Gerakan para jomblo ini disebut ohitorisama yaitu orang-orang yang dengan berani memilih untuk melakukan sesuatu sendiri tanpa peduli pendapat orang lain. Ohitorisama juga kian populer dengan merujuk pada hashtag di Instagram.

Myang memperlihatkan berbagai foto restoran yang menyediakan fasiitas untuk makan sendirian, nonton bioskop sendirian, berkemah sampai naik transportasi yang memperlihatkan menyenangkannya menjadi solo traveler. Setidaknya selama 18 bulan terakhir terlihat semakin banyak orang yang mendeklarasikan kecintaannya akan gerakan itu, baik melalui pemberitaan maupun media sosial.

Jika anda tertarik, silahkan kunjungi situs resmi kami di http://joinpkv.com/
 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama