Kabupaten Bandung - Niat cari perhatian orangtua dengan
membuat prank jadi korban penusukan, Farras Armanda Wijaya (18), kini
harus gigit jari. Gojek menonaktifkan akunnya sebagai driver ojol.
Farras sendiri telah meminta maaf.
"Kami sangat menyayangkan
tindakan yang dilakukan oleh FAW, salah satu mitra kami di Bandung dan
memohon maaf atas tindakannya yang telah meresahkan warga," kata Head
Regional Corporate Affairs Gojek Wildan Kesuma via pesan singkat.
Wildan
mengungkapkan, sebagai konsekuensi atas tindakan FAW yang telah
melakukan pelanggaran perjanjian, maka Gojek akan memberikan sanksi
sesuai ketentuan yang berlaku. Gojek memberikan tindakan tegas dengan
memutuskan kemitraan.
"Sanksinya yang sesuai dengan perjanjian kemitraan adalah dinonaktifkan," ujarnya.
Farras sendiri yang diamankan polisi, telah menyampaikan permohon
maafnya. "Saya ingin meminta maaf sebesar-besarnya kepada Bu Kapolsek
beserta jajarannya dan Bapak Kapolresta beserta jajarannya atas
kejadian, saya memohon maaf," kata Farras yang memiliki paras kasep ini
kepada wartawan di Mapolresta Bandung, Jumat (10/1) kemarin.
Farras
juga meminta maaaf kepada orang tua dan rekan ojol lainnya. "Saya
meminta maaf kepada media, orang tua, rekan Ojol lainnya, pihak gojek
dan semua masyarakat saya mengaku menyesal atas perbuatan daya, saya
tidak akan mengulangi nya," jelasnya.
Ia mengaku membuat prank
sebagai korban penusukan karena masalah keluarga. "Alasan saya sempat
hilang arah, karena masalah utamanya keluarga," kata Farras.
Farras
mengatakan aksinya untuk mencari perhatian dari orang tuanya. "Ingin
mendapatkan perhatian, bahwa kelakuan mereka membuat saya kecewa,"
tegasnya.
Saat disinggung, inspirasi dari mana sandiwat penusukan yang ia lakukan
sehingga membuat publik heboh karena foto dan videonya viral. "Saya nemu
pisau di jalan, saya hilang arah, sempat frustasi ya lalu melakukan
itu," ujarnya.
Permintaan maaf itu, ditanggapi positif oleh
Kapolsek Cimenyan Kompol Suminem. Suminem berpesan, agar kejadian serupa
tidak terulang.
"Jangan mengulangi perbuatan ini ya, jadi anak
harus kuat mental, jangan patah semangat. Ini kan buat buntung kita
semuanya," ujar Suminem kepada Farras.
(ern/ern)
Jika anda tertarik, silahkan kunjungi situs resmi kami di http://joinpkv.com/
Pikir Ulang Kalau Mau Ngeprank, Jangan Bernasib Seperti Driver Ojol Ini
DAPATNEWS
0
Komentar
Tags
BERITA JAWA BARAT

Posting Komentar