Jakarta -
Sebuah maskapai dari Amerika Serikat bangkit dari kubur. Perusahaan penerbangan itu sendiri merupakan salah satu yang legendaris di sana.
Pada 12 Januari lalu, sebuah pesawat jenis Boeing 767-300ER mendarat di Bandara JFK New York. Pesawat ini punya nama merek AS yang telah lenyap beberapa tahun lalu.
Inilah penerbangan perdana Eastern Airlines yang berbasis di Miami. Pesawat terbang ke New York dari Kota Guayaquil di Ekuador.
Maskapai baru ini telah optimis dengan misinya yakni menyediakan penerbangan ke wilayah yang menurutnya kurang terlayan. Layanan itu mencakup penerbangan ke Guayaquil, kota terbesar kedua di Ekuador, dan satu lagi ke Georgetown, ibu kota Guyana.
Steve Harfst, presiden dan CEO Eastern Airlines, optimis tentang maskapai dan namanya. "Orang-orang mengingatnya Itu nama yang kuat," kata dia. http://joinpkv.club/
Penilaian pakar?
Ahmed Abdelghany, pakar dunia penerbangan yang juga dekan penelitian di Embry-Riddle Aeronautical University di Daytona, Florida, tidak yakin dengan adopsi nama Eastern. Dia belum melihat manfaat dari logo baru, desain dalam strategi pemasaran. http://joinpkv.club/
Menurutnya banyak turis AS dan Amerika Latin yang mungkin bahkan belum pernah mendengar tentang maskapai ini. Bahkan mungkin belum pernah terbang bersama salah satu pesawatnya.
Jika anda tertarik, silahkan kunjungi situs resmi kami di http://joinpkv.com/

إرسال تعليق