Jakarta - Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS)
terhadap rupiah pagi ini berada di level Rp 13.978. Demikian dikutip
dari data perdagangan Reuters, Rabu (6/11/2019).
Rupiah terhadap
dolar hari ini tercatat paling kuat dibanding beberapa bulan belakangan.
Rupiah akhirnya bisa keluar dari tekukan dolar di level Rp 14.000.
Dolar
AS dalam dua pekan terakhir tercatat bergerak stabil di bawah level Rp
14.100. Secara point to point dibandingkan setahun yang lalu, mata uang
Paman Sam bergerak di rentang Rp 13.885-15.198.
Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan nilai tukar rupiah ke depan masih ada potensi penguatan.
"Sebetulnya
itu menunjukkan masih ada ruang bagi rupiah untuk lebih menguat dan
terbukti beberapa kali di bawah 14.000," kata Perry di Gedung BI,
Jakarta, Jumat (1/11/2019).
Dia mengungkapkan, penguatan bisa
terjadi karena angka inflasi yang rendah dan prospek ekonomi yang baik
sehingga kredibilitas ekonomi Indonesia terjaga dan pasar nyaman dengan
kebijakan-kebijakan yang ada.
Perry menyebutkan, pergerakan nilai
tukar rupiah terhadap dolar AS ini dipengaruhi oleh sejumlah korporasi
yang membutuhkan dolar dan kemudian meningkatkan pembelian baik impor
atau untuk pembayaran.
Jika anda tertarik, silahkan kunjungi situs resmi kami di http://dapatkiu.me.
Posting Komentar