Bandung Barat - Jalur kereta yang menghubungkan
Kabupaten Cianjur (Ciranjang) dan Kabupaten Bandung Barat (Cipatat) siap
terhubung di akhir Desember 2019 setelah 'mati suri' kurang lebih tujuh
tahun lamanya.
Sebelumnya, jalur Ciranjang-Cipatat ditutup pada
2012 lalu. Alasannya, karena permasalahan teknis prasarana yang dianggap
tak laik operasi. Wacana untuk mereaktivasi jalur ini baru terealisasi
di pertengahan 2019.
Kepala Seksi Lalu Lintas, Sarana dan
Keselamatan dari Balai Teknik Perkeretapian (BTP), Bernandi Armisetyo
mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan perbaikan badan jalan,
jembatan dan drainase.
"Relnya kita perbaiki, ini progresnya sudah lebih dari 40 persen. Tapi
untuk progres terkininya nanti saya update lagi, karena masih ada
laporan yang belum masuk dari lapangan," kata Bernandi saat dihubungi
detikcom, belum lama ini.
Bernandi mengatakan, tak ada pembebasan
lahan yang dilakukan oleh BTP untuk mereaktivasi jalur sepanjang 15 KM
ini. Pasalnya, jalur tersebut adalah lintasan mati, sehingga BTP hanya
memperbaiki jalur mati yang sudah ada sebelumnya.
"Sekarang
dibangun lebih stabil karena R33, sebelumnya badan jalan kurang bagus.
Kita perbaiki badan jalannya dan menambah keamanannya," katanya.
Suara deru mesin buldoser meratakan batu split mengiringi aktivitas
warga Kampung Halte, Desa dan Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat
(KBB) sejak dua bulan terakhir.
Para pekerja berompi jingga
tampak sibuk hilir mudik di sekitar area proyek reaktivasi Stasiun
Kereta Cipatat, yang 'tertidur' sejak 2012 lalu. Pasalnya, kereta api
Cianjuran Padalarang - Cianjur tak lagi beroperasi.
Reaktivasi
jalur ini ini, disambut positif oleh warga yang berada di sekitar
Stasiun Cipatat. Salah satunya, Ai Suprihatin (45), warga yang memiliki
warung di depan stasiun Cipatat.
"Tentu saja kami bahagia, semoga
bisa ramai kembali. Warga juga bisa lebih mudah kalau berangkat,
apalagi buat yang jualan," kata Ai saat ditemui detikcom, Selasa
(29/10/2019).
Pantauan detikcom, bangunan Stasiun Cipatat
dibongkar di bagian dalamnya. Bangunan yang tak lagi digunakan selama
tujuh tahun itu masih tampak terawat. "Kepala stasiunnya suka datang ke
sini, ada juga yang suka beres-beres di sini," katanya.
Jika anda tertarik, silahkan kunjungi situs resmi kami di http://dapatkiu.me.
Tags
KERETA API

Posting Komentar